Home / Daerah / Dikarenakan Sopir Mengantuk, Truck Colt Diesel Batu Bata Menabrak Truck Tronton Bermuatan Kelapa Sawit

Dikarenakan Sopir Mengantuk, Truck Colt Diesel Batu Bata Menabrak Truck Tronton Bermuatan Kelapa Sawit

LABUHANBATU UTARA (Sumut), DemokrasiNews.com – Pada hari Jumat, 16 juni 2017, telah terjadi kecelakaan lalulintas yakni tabrakan kendaraan antara truk colt diesel berwarna kuning yang mengangkut batu bata dengan truck tronton bermuatan kelapa sawit di jalan lintas sumatera aek kota batu, Desa Aek Tampang, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Truck colt diesel bermuatan batu bata yang hendak diantar ke Desa Ajamu, Kabupaten Labuhanbatu tersebut menabrak belakang truck tronton yang sedang parkir di tepi jalan.

Aiptu Matondang selaku Kagatur Poslantas NA XI-X menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut, bahwa truck tronton yang sedang berhenti atau parkir ditepi jalan di tabrak truk colt diesel bermuatan batu bata itu, di duga supir mengantuk, kejadian tersebut sekitar pukul 03.30 pagi, atas peristiwa tersebut terdapat korban, bernama Riono (34) warga kisaran timur asahan selaku supir dan Ari Gustiawan (13) yang ikut di dalam truck colt diesel itu. Mobil yang nabrak dan yang di tabrak sudah kita amankan di kantor.

Aiptu Matondang juga menghimbau agar selalu berhati hati dalam perjalanan, apalagi kondisi menjelang arus mudik lebaran, agar pengemudi mempersiapkan fisik jika ngantuk atau lelah sebaiknya beristirahat.

Kemudian korban kecelakaan di larikan kerumah sakit tiga bersaudara dikampung pajak.

dr Ratna selaku dokter jaga saat di temui wartawan menjelaskan, “Saat ini korban masih bisa di atasi, tapi yang mengkhawatirkan karena yang 1 luka berat, yang satu terauma tumpul, belum bisa di prediksi harus ada pemeriksaan lebih lanjut, seperti foto ronsen atau usg, yang anak-anak parah dibagian kakinya, yang dewasa belum bisa di prediksi dimana lukanya, dia itu trauma tumpul di daerah perut, jadi kita gak tau kena usus atau ginjalnya, jadi harus pemeriksaan lebih lanjut, kalau disini hanya penanganan awal saja dulu, karena pihak keluarga di kisaran jadi kita rujuk ke kisaran, karena penanganan harus di rumah sakit yang lebih besar dan berfasilitas lebih bagus, kita sudah konfirmasi pihak keluarga agar menunggu disana, biar pasien kita yang antar, karena jika menunggu keluarga kesini takutnya kondisi pasien makin buruk.” (Randi)

Lihat Juga

Kunjungan Kerja Dandim 0719/Jepara Bersama Forkopincam Kembang ke Area Perkantoran Proyek PLTU

JEPARA (Jateng), DemokrasiNews.com – Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Czi Fachrudi Hidayat ST di dampingi Forkopincam …

%d blogger menyukai ini: