Home / Daerah / Ketum LPI TIPIKOR RI : Saksi Bisa Saja Jadi Tersangka, Terkait Dugaan Korupsi Massal Pemprov Sumut

Ketum LPI TIPIKOR RI : Saksi Bisa Saja Jadi Tersangka, Terkait Dugaan Korupsi Massal Pemprov Sumut

JAKARTA, DemokrasiNews.com – Ketua Umum Lembaga Pengawasan dan Investigasi (LPI) Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Republika Indonesia (RI); Aidil Fitri mengingatkan akan status pemeriksaan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan Calon Wakil Gubernur Sumut 2018, Musa Rajekshah (Ijeck)

KPK memeriksa keduanya sebagai saksi untuk 38 tersangka di Mako Brimob Polda Sumut, Sabtu (21/4/2018) kemarin. Kedua saksi diperiksa untuk mengklarifikasi peristiwa pada 2 periode pemerintahan dan DPRD. Sekitar pukul 10.27 WIB Ijeck mendatangi Mako Brimob Sumut menaiki mobil Toyota Alphard dengan nopol BK 9 TD. Ijeck yang mengenakan kemeja lengan pendek berwarna putih

Menurut Aidil Fitri, tidak tertutup kemungkinan status para saksi dapat naik status menjadi tersangka mengikuti prinsip penetapan seseorang menjadi tersangka melalui tindakan penyidikan Berdasarkan Pasal 1 angka 2 Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana atau KUHAP.

“Jadi, status saksi dapat jadi tersangka. Dengan syarat hukum tidak tebang pilih melalui UU Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana. Saat ini saya apresiasi pihak KPK atas kinerjanya memeriksa saksi Musa Rajeksha dan Tengku Erry Nuradi,” papar Ketum LPI TIPIKOR RI, Aidil Fitri di Jakarta, Minggu (22/4/2018)

Aidil Fitri menambahkan, jika ditemukan bukti yang cukup dalam perkara yang sama, maka kepada saksi dapat dikenakan status tersangka. “Penyidik dapat menetapkan, misalnya status saksi Tengku Erry dan Musa Rajeksha naik menjadi tersangka. Namun, majelis hakim yang paling berhak menentukan sesuai putusan MA nomor 205, dengan catatan ditemukan bukti kuat dan cukup,” imbuh Aidil Fitri menambahkan.

Sebelumnya, Jubir KPK, Febri menyatakan Gubernur Tengku Erry Nuradi dan calon wakil gubernur Sumut, Musa Rajeksha telah diperiksa sejak pagi hingga sore hari untuk mendalami kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Gatot Pujo Nugroho. Musa Rajekshah atau Ijeck merupakan calon Wakil Gubernur Sumatera Utara sementara Tengku Erry dimintai keterangan dengan kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Sumut saat Gatot menjabat.

“Kedua saksi diperiksa untuk mengklarifikasi peristiwa pada 2 periode pemerintahan dan DPRD sebelumnya untuk 38 tersangka yang sedang diproses saat ini,” pungkas Jubir KPK, Febri.

Sebelumnya perkara dimulai saat penerimaan hadiah atau janji dari eks Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Diduga, Gatot memberi suap agar laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun anggaran 2012 sampai 2014 dan APBD Perubahan Sumut tahun 2013 dan 2014 disetujui DPRD. (LJ004)

Lihat Juga

Kunjungan Kerja Dandim 0719/Jepara Bersama Forkopincam Kembang ke Area Perkantoran Proyek PLTU

JEPARA (Jateng), DemokrasiNews.com – Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Czi Fachrudi Hidayat ST di dampingi Forkopincam …

%d blogger menyukai ini: