Home / Daerah / Masih di Kabupaten Sijunjung, Diduga Penyelewengan Dana Proyek/APBD TA 2018 Merajalela
Keterangan Gambar : Semen Karungan Dilokasi Proyek

Masih di Kabupaten Sijunjung, Diduga Penyelewengan Dana Proyek/APBD TA 2018 Merajalela

SIJUNJUNG (Sumbar), DemokrasiNews.com – Kembali masyarakat Kabupaten Sijunjung dikejutkan, kali ini oleh 2 perusahaan kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan di Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.

Adapun sumber dana proyek tersebut berasal dari APBD Kabupaten Sijunjung Tahun Anggaran (TA) 2018 dengan nilai, sebagai berikut:
1.) FA. SURYA AGUNG = Rp. 144.100.000,- (Pembangunan pagar SDN 6 Kumanis).
2.) CV. PEMATANG BERLIAN = Rp. 193.000.000,- (Pembangunan ruang kelas baru SDN 27 Tamparungo).

Berkaitan dengan perusahaan tersebut, wartawan media Demokrasi News bersama rekan nya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang proyek/pekerjaan yang di kerjakan oleh FA. SURYA AGUNG dan CV. PEMATANG BERLIAN menggunakan semen yang mereknya tidak jelas alias SEMEN KARUNGAN, hal ini sangat jelas dapat mengurangi kualitas ketahanan bangunan, selain itu merugikan negara juga, sebab kedepannya bangunan tersebut dapat membahayakan siswa-siswi SDN yang sedang menjalani proses belajar disekolahannya.

Mendengar informasi tersebut, wartawan media Demokrasi News bersama rekannya langsung menyambangi tempat lokasi proyek/pekerjaan FA. SURYA AGUNG dan CV. PEMATANG BERLIAN bekerja, dan wartawan media Demokrasi News bersama rekannya menemukan di lapangan jenis bahan SEMEN KARUNGAN, temuan ini sangat erat kaitannya dengan kualitas proyek/pekerjaan yang di kerjakan oleh FA. SURYA AGUNG dan CV. PEMATANG BERLIAN dan juga diduga terjadinya penyelewengan anggaran dana proyek/pekerjaan dengan cara merubah penggunaan bahan materialnya seperti SEMEN KARUNGAN yang tidak jelas merek dan tipe nya, juga dari mana asal usulnya, sehingga tidak sesuai seperti yang telah tertuang dalam RAB kontrak pekerjaan pembangunan pagar SDN 6 Kumanis dan pembangunan ruang kelas baru SDN 27 Tamparungo, temuan di tempat proyek/pekerjaan tersebut diduga banyak menggunakan jenis bahan SEMEN KARUNGAN.

Bila ditinjau dari perbandingan harga satuannya di Kabupaten Sijunjung, antara SEMEN KARUNGAN dengan semen yang memiliki merek dan berlogo SNI yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang lainnya, yang sama untuk pembangunan di Kabupaten Sijunjung juga, jelaslah sangat jauh harganya, lebih berbeda, lebih murah, sebab kualitasnya jauh dibawahnya, contohnya semen padang PCC SNI yang di gunakan oleh perusahaan lain itu, kualitas kekuatannya telah terjamin. Dengan adanya kejadian ini, dapat menyebabkan kerugian negara, baik dari hasil pekerjaan/proyek yang kualitasnya tidak sesuai dengan RAB, maupun Anggaran APBD pekerjaan/proyek yang dimanipulasikan.

Senin (24/9), wartawan media Demokrasi News mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung dan menemui langsung Kepala Dinas nya (Kadis) yaitu Sdr. RAMLER. SH. MM. Saat ditanyakan terkait temuan dilapangan tersebut, RAMLER, SH. MM menjawab dan membenarkan kalau pekerjaan yang di kerjakan oleh FA. SURYA AGUNG dan CV. PEMATANG BERLIAN memakai jenis SEMEN KARUNGAN.

“Saya nyatakan pekerjaan yang dikerjakan oleh FA. SURYA AGUNG dan CV PEMATANG BERLIAN itu ya jelas salah,” tegas RAMLER, SH. MM.

Lanjut wartawan media Demokrasi News, sekaligus mempertegas konfirmasi nya kepada Sdr. RAMLER, SH. MM tentang kelanjutannya atas kejadian penggunaan bahan jenis SEMEN KARUNGAN yang di gunakan oleh FA. SURYA AGUNG dan CV. PEMATANG BERLIAN yang mana seharusnya pekerjaan pembangunan pagar SDN 6 Kumanis dan pembangunan ruang kelas baru SDN 27 Tamparungo tersebut menggunakan semen PCC SNI bukan SEMEN KARUNGAN.

Dan ini jawaban dari Sdr. RAMLER, SH. MM, “Saya telah menyuruh pak sekretaris ke lapangan untuk melihat, kalau jelas itu salah ya saya suruh bokar kembali bangunan nya dan FA. SURYA AGUNG juga CV. PEMATANG BERLIAN harus membangun kembali dan mempertanggung jawabkan seperti yang telah tertuang dalam RAB,” kembali dipertegas RAMLER, SH. MM.

“Kalau menurut saya yang salah itu tetap salah, biasanya kita kan ya memang pakai semen padang ngapain juga dia pakai SEMEN KARUNGAN yang jelas merek dan tipe juga termasuk asal usul nya nggak jelas dari mana,” pungkas RAMLER, SH. MM. (JP)

Lihat Juga

Kunjungan Kerja Dandim 0719/Jepara Bersama Forkopincam Kembang ke Area Perkantoran Proyek PLTU

JEPARA (Jateng), DemokrasiNews.com – Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Czi Fachrudi Hidayat ST di dampingi Forkopincam …

%d blogger menyukai ini: