Home / Hukum / PBNU Apresiasi Bab Tindak Pidana Khusus di RKUHP

PBNU Apresiasi Bab Tindak Pidana Khusus di RKUHP

JAKARTA, DemokrasiNews.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) apresiasi perkembangan terbaru pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di DPR.

“Senang mendengarkan perkembangan yang terbaru,” ujar Ketua PBNU Bidang Hukum; Rombikin Emhas dalam acara diskusi di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Selain tidak memboyong semua pasal di UU Tipikor ke KUHP, Panja RUU KUHP juga membuat satu bab baru yakni bab Tindak Pidana Khusus. Bab ini dibuat sebagai penghubung atau bridging antara KUHP dengan UU sektoral yang sudah ada, termasuk UU Tipikor.

Desk Antikorupsi Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia PBNU; Hifdzil Alim menilai, munculnya bab khusus tentang tindak pidana khusus di KUHP merupakan jalan tengah.

“Soal bridging tadi, bridging chapter itu bagi kami ini jalan tengah ya. Karena sangat tidak mungkin politik hukum pemerintah, itu kodifikasi tertutup adalah sesuatu yang tidak rasional memang,” kata dia.

Penjelasan dari Anggota Panja RUU KUHP; Arsul Sani mengatakan, bahwa DPR memutuskan untuk mengambil jalan tengah. DPR tetap memasukan tindak pidana korupsi ke RKUHP namun tidak jadi memboyong seluruh pasal di UU Tipikor.

“Hanya kemudian di KUHP, kami buat suatu bab baru yang namanya tentang tindak pidana khusus. Ini bab yang menjadi brigding elemen antara KUHP dengan UU sektoral,” ujarnya kata dia.

Menurut dia, RKUHP hanya mengambil 2 atau 3 pasal di setiap UU yang terkait dengan tindak pidana khusus, termasuk UU Tipikor. Pasal-pasal tindak pidana khusus yang masuk ke RKUHP yaitu pasal yang dianggap core crime atau inti dari tindak pidana tersebut.

Arsul mengungkapan, hal tersebut tidak hanya terjadi di UU Tipikor. UU Narkotika dan UU tindak pidana khusus lainnya, semua juga diperlakukan serupa. (LJ004)

Lihat Juga

KUNKER DANDIM 0719/JEPARA KE PT TANJUNG JATI B

JEPARA (Jateng), DemokrasiNews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0719/Jepara, Letkol Czi Fachrudi Hidayat ST di dampingi …

%d blogger menyukai ini: