Home / Advertorial / Pemkot Bekasi berencana bangun rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba

Pemkot Bekasi berencana bangun rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba

Kota Bekasi, DemokrasiNews.com – Pemerintah Kota Bekasi berencana akan membangun rumah sakit rehabilitasi pengguna Narkoba sebagai upaya memulihkan para pemakai narkoba yang ada di Kota Bekasi. Sementara ini pengguna narkoba yang ada masih dirujuk ke RSKO Cibubur Jakarta Timur.
Keinginan itu disampaikan Ahmad Syaikhu, Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Bekasi, saat memusnahkan barang bukit Narkoba dan minuman keras di Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (25/9).
BNK Bekasi saat ini selain memerangi upaya peredaran Narkoba, juga membentuk beberapa satuan tugas (Satgas) di sejumlah RW dan RT di Kota Bekasi.
“Kami juga sudah membentuk RW dan RT Siaga Narkoba, yang tugasnya mengawasi dan mencegah peredaran Narkoba,” ujar Syaikhu.
Syaikhu juga menyebutkan, upaya pencegahan sudah sering dilakukan, baik di tingkat sekolah, lingkungan dan pemerintah kota sendiri, bentuknya simposium dan penyuluhan.
Sementara itu barang haram yang dimusnahkan, menurut ibu Enen Saribanon, Kepala Kejari Bekasi adalah hasil perkara tahun 2013 hingga bulan Juni 2014 .
Ada 297 kasus perkara pidana Narkoba, dengan barang bukti, ganja dengan 218 perkara seberat 350 Kg lebih, Heroin dua perkara dengan berat 3,5 gram, sabu 8 perkara, seberat 355 gram,
“Harga barang haram itu senilai, Rp 624 juta lebih,” ujar Enen.
Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar untuk Narkoba jenis ganja, heroin dan sabu, sedangkan minuman keras digiling. Pemusnahan dilakukan Ketua BNN, Sekda Kota Bekasi dan tokoh masyarakat.
Lanjut Enen, Selain perkara narkoba ada barang bukti satu perkara UU merk, dan satu perkara pidana khusus berupa minuman tanpa cukai.
Untuk Perkara pasal 90 UU Nomor 15/2001 tentang merk, terdapat ribuan botol barang bukti minyak tawon palsu. Sementara minyak tawon ada botol besar sudah jadi 318 botol, botol besar belum jadi 105 botol Dan barang bukti satu perkara bea cukai atas nama terpidana Cahya Nugraha dan Noval Legianto berupa 12 botol Absolut Vodka, 42 botol merk Jack Daniels, 3 botol merk Tequila Gold, 38 botol Chivaz Regal, dan 42 botol Martell VSOP.
“Total nilai kerugian negara sekitar Rp 7.987.500,” tandasnya. (herry JS)

Lihat Juga

KUNKER DANDIM 0719/JEPARA KE PT TANJUNG JATI B

JEPARA (Jateng), DemokrasiNews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0719/Jepara, Letkol Czi Fachrudi Hidayat ST di dampingi …

%d blogger menyukai ini: